Sabtu, 16 September 2017

Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Nasional RI Telah Diresmikan Presiden Joko Widodo

Gedung Fasilitas Layanan 
Perpustakaan Nasional RI

JAKARTA - Presiden Joko Widodo didampingi Kepala Perpustakaan Nasional, Muh. Syarif Bando secara resmi meresmikan gedung fasilitas layanan Perpustakaan Nasional RI, pada hari Kamis, 14 September 2017.

Gedung baru Perpusnas ini didirikan di atas lahan seluas 11.975 meter persegi, dengan luas bangunan 50.917 meter persegi yang memakan waktu pembangunan hampir tiga tahun.

Tidak hanya sekedar megah, pembangunan gedung Perpustakaan Nasional ini merupakan sebuah perwujudan dalam menyongsong masa depan.


Gedung fasilitas layanan perpustakaan dirancang dengan konsep Green Building dengan indeks konsumsi energi (IKE) 150 kwh/mm2 per tahun, dilengkapi dengan teknologi kabel jaringan data kategori 7 (CAT-7), serta perangkat jaringan aktif yang mampu mentransfer data sampai dengan 100 Gpbs.

Fasilitas layanan perpustakaan merupakan perpaduan layanan inklusif, diversifikasi layanan, berbasis komunitas yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).






"Saya ingin melihat langsung bagaimana Perpustakaan Nasional RI ini mempersiapkan diri untuk masa depan. Ini persiapan diri untuk masa depan karena sudah digagas Presiden Soekarno 65 tahun yang lalu, baru kita kerjakan pada saat ini," Jokowi menceritakan.

Dalam sambutannya, Presiden RI juga memastikan bahwa pengembangan perpustakaan di daerah-daerah dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat, akan dilakukan dengan anggaran yang berasal dari dana daerah.

Presiden Joko Widodo berpesan, agar Perpustakaan Nasional tidak merasa puas dengan apa yang sudah ada. Ia meminta agar terus dilakukan inovasi-inovasi terkini yang sesuai dengan perkembangan zaman untuk semakin meningkatkan pelayanan literasi kepada masyarakat.


Gedung baru ini menjadi gedung perpustakaan yang tertinggi di dunia. Yang didalamnya juga terdapat 'reading area' anak-anak yang didesain secara apik dan menarik dengan warna-warna yang memanjakan mata. Lukisan mural yang diambil dari cerita rakyat menghiasi pilar-pilar area baca tersebut. 

Juga disediakan ruang khusus laktasi (menyusui), sehingga ibu-ibu tidak perlu kuatir saat mendampingi buah hatinya bermain, membaca, bereksplorasi maupun berkreasi dipanggung kreasi yang sangat kondusif bagi pengembangan literasinya. Khusus bagi pembaca lansia juga disediakan pelayanan khusus termasuk koleksi dan petugas yang mendampinginya.

Fasilitas pelayanan Perpusnas dilengkapi dengan fasilitas komputer dan internet untuk layanan multimedia, naskah-naskah, peta, buku-buku langka, hingga layanan mikrofilm.

Disamping itu, fasilitas baru layanan perpustakaan memuat ruangan pameran (galeri), teater, aula berkapasitas 1.000 kuris, ruangan telekonferensi, dan ruang-ruang diskusi yang dapat digunakan oleh para komunitas literasi.

Kartu anggota perpustakaan pun dikembangkan secara mutakhir berbasis 'radio frequency identification' (RFID). Bahkan seluruh pengelolaan koleksi di setiap lantai menggunakan RFID dan 'tele lift' (transportasi pengantar buku). Fasilitas baru layanan perpustakaan memberikan kemudahan bagi pemustaka yang ingin meminjam buku untuk dibawa pulang dengan batas waktu tertentu. Untuk menjadi anggota Perpusnas bisa melakukan pendaftaran online melalui  http://keanggotaan.perpusnas.go.id/

Perpustakaan tidak dapat dipisahkan dari peradaban manusia, karena perpustakaan merupakan produk dari peradaban manusia. Keberadaan perpustakaan adalah keniscayaan dalam kemajuan dan kebudayaan umat manusia. 

Gedung fasilitas layanan tersebut diharapkan mampu menjadi daya dorong percepatan program-program mencerdaskan bangsa dan memposisikan Perpustakaan Nasional sebagai perpustakaan yang dibanggakan masyarakat Indonesia dan diperhitungkan di mata internasional.


Ayo membaca, 
Ayo ke Perpustakaan Nasional.

7 komentar:

  1. Yang bikin kagum itu banyaknya komputer di lantai dua untuk pendaftaran juga untuk mencari buku langsung dari deirektori yang tersedia. Ini keren banget dan belum ada di perpus kota lain. Wajib nih buat kita bangga karena kita punya perpusnas sekeren ini

    BalasHapus
  2. lengkap ya kak.. pantaslah kalo jadi kebanggaan bahkan ikon jakarta nih

    BalasHapus
  3. Wow amazing lenkap banget ya, luas lagi. Jadi penasaran pengen kesana langsung..

    BalasHapus
  4. Dgn lantainya sebanyak 24 menjadikan ini gedung perpustakaan tertinggi di dunia
    Saya terpukau dg inovasi sarana & prasarananya

    BalasHapus
  5. jalan-jalan ke sana bisa dapat ilmu tapi juga bisa foto-foto ya mbaa hehe

    BalasHapus
  6. Betah ini mah seharian, lupa waktu asal gak laper mah. Hahahhaha

    BalasHapus

  7. Beberapa ciri istri yg durhakan kepada suami :
    10. Menyukai laki-laki lain
    Meskipun tidak sampai selingkuh –na’udzulillah- jika seorang wanita menyukai laki-laki lain dan membiarkan rasa itu berkembang, itu adalah tanda istri durhaka. Apalagi jika sudah dilanjutkan dengan komunikasi mesra melalui media sosial atau HP.

    8. Membuka aib suami
    Membuka aib suami, baik kepada sahabat dekatnya maupun kepada keluarga sendiri merupakan tanda istri durhaka.
    Mungkin seorang wanita beralasan aib itu tidak akan tersebar karena ia hanya bercerita kepada beberapa orang yang ia percaya.
    Jangan salah. Bisa jadi seseorang yang disangka bisa menjaga rahasia justru keceplosan dan akhirnya rahasia itu tersebar.

    7. Membandingkan-bandingkan suami
    Suka membanding-bandingkan suami dengan laki-laki lain, baik dari keluarganya maupun temannya, membuat seorang suami tersakiti.
    Apalagi jika dulunya ia pernah pacaran lalu membandingkan suaminya dengan mantan pacarnya. Duh.

    1. Tak mau berterima kasih
    Suami sudah menafkahi istri, mungkin tidak terlalu besar karena kemampuan suami segitu. Suami juga membantu istri dan men-support-nya.
    Kadang ia memberikan hadiah. Namun istri tidak pernah berterima kasih? Hati-hati itu bisa jadi tanda istri durhaka.

    BalasHapus